Kata demi kata tersusun dalam
puisiku ini,
Kau baca setiap kalimat yang ku
tuliskan ini,
Namun apakah kau mengerti bahwa,
Puisi ini hanya syair-syair hampa
tanpa makna,
Yang ku tuliskan saat hatiku
merana,
Saat hatiku hitam kelabu tanpa
warna,
Saat aku tergantung oleh dilemma
dunia fana,
Saat aku bingung akan apa yang
membuatku terlena,
Hingga aku terbawa suasana,
Hingga tanganku ini kembali
menyentuh pena,
Dan menuliskan nyanyian hati sepi
ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar